Bambu sembilang memiliki ciri-ciri bagian bawah mengandung akar hawa yang pendek-pendek dan menggerombol. Cabangnya hanya terdapat pada buku-buku bagian atas. Pelepah buluhnya melebar dan miangnya berwarna cokelat hitam. Daun pelepah buluh berbentuk bulat telur dengan ujung yang meruncing. Panjangnya sekitar sembilan centimeter. Rebungnya dapat dimakan tetapi tidak begitu populer untuk dikonsumsi. Batang bambunya dipakai untuk konstruksi bangunan dan perumahan, pipa air, perlengkapan perahu, cinderamata (rajutan,topi), produksi kertas, perlengkapan rumah (papan, dinding, lantai, atap, pintu, rak buku). Penanaman dalam jumlah banyak dan bergerombol dapat mengurangi erosi tanah.
Bambu semakin diakui sebagai elemen kunci dalam desain lanskap modern karena kombinasi uniknya antara keindahan visual, keberlanjutan, dan manfaat fungsional. Tanaman ini menawarkan tekstur vertikal yang dinamis, ideal untuk menciptakan privasi dan estetika minimalis yang elegan. Selain aspek dekoratif, bambu juga sangat berharga dalam konteks bioengineering dan penanganan lahan berkat sistem perakarannya yang efektif dalam pengendalian erosi dan stabilisasi tanah, mendukung upaya revegetasi di lahan miring atau bekas tambang. Dengan memilih spesies yang tepat (tipe mengumpul atau menjalar), bambu dapat diintegrasikan secara strategis untuk meningkatkan nilai fungsional dan estetika proyek lanskap kontemporer.
