Bambu petung memiliki panjang ruas bagian pangkal 39,4-45,8 cm, bagian tengah 46-49 cm dan bagian ujung 46,4-57 cm; diameter batang pada bagian pangkal 6,69-9,25 cm, bagian tengah 5,79- 8,32 cm dan bagian ujung 5,06-7,99 cm; ketebalan dinding batang pada bagian pangkal 1,62-2 cm, bagian tengah 1,16- 1,57 cm, dan bagian ujung 0,85-1,09 cm. Bambu ini baik digunakan untuk konstruksi dengan perlakuan pengawetan sebelumnya, jembatan, furniture bagian tertentu dan kerajinan
Bambu semakin diakui sebagai elemen kunci dalam desain lanskap modern karena kombinasi uniknya antara keindahan visual, keberlanjutan, dan manfaat fungsional. Tanaman ini menawarkan tekstur vertikal yang dinamis, ideal untuk menciptakan privasi dan estetika minimalis yang elegan. Selain aspek dekoratif, bambu juga sangat berharga dalam konteks bioengineering dan penanganan lahan berkat sistem perakarannya yang efektif dalam pengendalian erosi dan stabilisasi tanah, mendukung upaya revegetasi di lahan miring atau bekas tambang. Dengan memilih spesies yang tepat (tipe mengumpul atau menjalar), bambu dapat diintegrasikan secara strategis untuk meningkatkan nilai fungsional dan estetika proyek lanskap kontemporer.
