Turi (Sesbania grandiflora) merupakan pohon kecil yang berasal dari Asia Selatan dan Asia Tenggara. Tumbuhan ini sangat populer di berbagai daerah tropis karena memiliki banyak manfaat dan keindahan.
Budidaya Turi
Sebelum ditanam, biji turi akan melewati beberapa proses diantaranya :
Persiapan Biji:
- Pemilihan Biji: Pilih biji turi yang segar, tidak rusak, dan berasal dari tanaman yang sehat.
- Perendaman: Rendam biji turi dalam air hangat selama 12-24 jam. Perendaman ini bertujuan untuk melunakkan kulit biji dan mempercepat proses perkecambahan.
Media Tanam:
- Campuran Tanah: Gunakan campuran tanah subur, pupuk kandang, dan pasir dengan perbandingan yang seimbang. Campuran ini akan memberikan nutrisi yang cukup bagi pertumbuhan bibit turi.
Penyemaian:
- Pot atau Polybag: Isi pot atau polybag dengan media tanam hingga ¾ bagian.
- Lubang Tanam: Buat lubang kecil pada media tanam sedalam sekitar 1 cm.
- Penanaman Biji: Masukkan 1-2 biji turi ke dalam lubang, kemudian tutup kembali dengan media tanam.
- Penyiraman: Siram secara merata hingga media tanam basah.
Perawatan Bibit:
- Penempatan: Letakkan pot atau polybag di tempat yang terkena sinar matahari pagi, namun terhindar dari sinar matahari langsung sepanjang hari.
- Penyiraman: Siram secara teratur, jangan sampai terlalu basah atau terlalu kering.
- Pemupukan: Berikan pupuk organik cair secara berkala setelah bibit berumur 1 bulan.
- Penyiangan: Buang gulma yang tumbuh di sekitar bibit secara teratur.
Pindah Tanam:
- Waktu yang Tepat: Setelah bibit berumur 3-4 bulan dan memiliki beberapa pasang daun, bibit siap dipindahkan ke lahan tanam yang lebih luas.
- Persiapan Lahan: Sebelum memindahkan bibit, siapkan lahan tanam dengan cara menggemburkan tanah dan membuat lubang tanam.
- Penanaman: Keluarkan bibit dari pot dengan hati-hati, lalu tanam di dalam lubang yang sudah disiapkan.